Karangasem, 10 Agustus 2026 — Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan Upacara Bendera Hari Senin di MAN Karangasem yang diikuti oleh seluruh warga madrasah. Upacara kali ini menghadirkan Kasat Binmas Polres Karangasem, Kompol I Wayan Sumerti, S.H., sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Kompol I Wayan Sumerti menyampaikan pesan Kapolres Karangasem kepada seluruh peserta didik agar senantiasa menjaga diri, membangun pergaulan yang sehat, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Para siswa diingatkan untuk menolak segala bentuk perundungan atau bullying dan membangun budaya saling menghormati antarsesama.

Selain itu, peserta didik diajak menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun karena dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan, pendidikan, masa depan, serta memiliki konsekuensi hukum. Beliau juga mengingatkan siswa agar menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti geng motor, balap liar, tawuran, konsumsi minuman keras, maupun tindakan lain yang bertentangan dengan hukum.

Pesan serupa juga disampaikan terkait penggunaan teknologi. Para siswa diimbau untuk menjauhi judi online dan memanfaatkan teknologi secara bijak sebagai sarana belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi diri. Sikap disiplin, tanggung jawab, penghormatan kepada guru dan orang tua, serta kemampuan memilih lingkungan pergaulan yang positif menjadi bagian penting dalam membentuk karakter pelajar.

Momentum upacara semakin bermakna dengan penyerahan penghargaan kepada siswa-siswi MAN Karangasem yang berhasil meraih prestasi dalam Olimpiade Bionic Season 2 IYFEST X Universitas Negeri Surabaya melalui platform GYPEM yang berlangsung pada 18–19 Juli 2026.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas semangat peserta didik dalam belajar, berkompetisi, dan mengembangkan kemampuan. Prestasi yang diraih sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berani mengeksplorasi potensi dan mengukir capaian positif di berbagai bidang.

Melalui kegiatan upacara dan apresiasi prestasi tersebut, MAN Karangasem meneguhkan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat. Lingkungan madrasah terus diarahkan menjadi ruang pendidikan yang aman, nyaman, bebas dari bullying, narkoba, judi online, dan berbagai bentuk kenakalan remaja.

Dengan kolaborasi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat, peserta didik diharapkan mampu tumbuh sebagai generasi yang disiplin, bertanggung jawab, berprestasi, serta mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.