Komitmen MAN Karangasem dalam menumbuhkan budaya riset di kalangan peserta didik kembali diwujudkan melalui keikutsertaan Tim Riset MAN Karangasem pada Lomba Peneliti Belia (LPB) Bali 2026. Kompetisi bergengsi tingkat Provinsi Bali tersebut diselenggarakan pada Kamis (16/7/2026) di Gedung Lecture Building, Universitas Udayana.
Lomba Peneliti Belia (LPB) Bali 2026 merupakan ajang kompetisi ilmiah yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientists (CYS) bekerja sama dengan Universitas Udayana. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mempresentasikan hasil penelitian, bertukar gagasan, serta mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah di hadapan para akademisi dan praktisi.
Tahun ini, LPB Bali diikuti oleh 74 tim yang berasal dari 8 kabupaten/kota di Provinsi Bali. Seluruh peserta berkompetisi dalam 10 bidang riset yang berbeda sesuai dengan tema penelitian masing-masing. Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya antusiasme pelajar Bali terhadap dunia penelitian dan inovasi.
Bagi Tim Riset MAN Karangasem, keikutsertaan dalam kompetisi ini tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi. Lebih dari itu, LPB Bali menjadi sarana strategis untuk memperluas wawasan, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta melatih keterampilan siswa dalam menyusun dan mempresentasikan karya ilmiah secara profesional.
Partisipasi ini juga menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong lahirnya generasi peneliti muda yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Melalui pengalaman mengikuti kompetisi ilmiah tingkat provinsi, siswa memperoleh kesempatan untuk mengasah kepercayaan diri, meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah, serta memperkaya pengalaman akademik.
Ke depan, MAN Karangasem berharap semangat meneliti yang telah tumbuh di kalangan peserta didik dapat terus berkembang dan menghasilkan berbagai karya ilmiah yang inovatif, solutif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan konsistensi dalam membina budaya riset, madrasah optimistis mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kontribusi positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan bangsa.
Komentar (0)