Rangkaian kegiatan Pondok Ramadan di MAN Karangasem kembali menghadirkan materi pembinaan keagamaan melalui kegiatan Tajhizul Mayit pada Kamis, 05 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi kelas X dan XI, dengan pembagian tempat pelaksanaan di Aula untuk peserta putra dan Mushola Putri untuk peserta putri. Suasana berlangsung khidmat dan penuh perhatian, mengingat materi yang disampaikan berkaitan dengan kewajiban seorang muslim dalam mengurus jenazah.

Untuk peserta putri, materi disampaikan oleh Anna Sukma Muthia, M.T., M.Sc., yang memaparkan tata cara perawatan jenazah perempuan mulai dari memandikan, mengkafani, hingga proses penyalatan sesuai tuntunan syariat Islam. Sementara itu, peserta putra mendapatkan pembinaan dari M. Yusuf, S.Pd.I., yang menjelaskan secara rinci tahapan Tajhizul Mayit pada jenazah laki-laki, termasuk adab, niat, serta praktik langsung yang harus diperhatikan. Penyampaian materi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan simulasi agar siswa lebih memahami secara aplikatif.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dasar kepada siswa tentang tata cara pengurusan jenazah sebagai bagian dari fardhu kifayah. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan memiliki kesiapan ilmu dan mental untuk berkontribusi di tengah masyarakat ketika diperlukan. Selain itu, materi Tajhizul Mayit juga menjadi pengingat akan hakikat kehidupan dan kematian, sehingga mampu menumbuhkan kesadaran spiritual serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Antusiasme peserta terlihat dari keseriusan mereka dalam mengikuti setiap sesi, termasuk saat praktik dan tanya jawab. Dengan adanya kegiatan ini, Pondok Ramadan tidak hanya menjadi ajang penguatan ibadah personal, tetapi juga pembekalan keterampilan keagamaan yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat. Diharapkan nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan ini dapat tertanam kuat dalam diri siswa sebagai bekal menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi kepada umat.