Sosialisasi pencegahan paham radikalisme dan fanatisme kekerasan dilaksanakan di Ruang Auditorium lantai 3 MAN Karangasem pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan Tim Pencegahan Satgaswil Bali dari Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri yang diwakili oleh Ipda Hadinata Kusuma, S.H., M.H., dengan peserta 50 siswa-siswi MAN Karangasem. Turut hadir Plt. Kabid Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Drs. H. Noer Yasin, M.Pd.I, serta perwakilan madrasah Ari Suseno, S.Pd selaku Plh. Kepala sekaligus Waka Kesiswaan.
Mengusung tema “Densus Menyapa - Pelajar Siaga Anti Radikalisme”, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman guna mencegah dan menangkal penyebaran intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET), serta kekerasan pada anak. Materi yang disampaikan meliputi contoh jaringan teror dan organisasi terlarang, pola penyebaran radikalisme di tingkat global dan nasional, serta potensi penyebaran melalui media digital seperti game online dan media sosial.
Selain itu, dibahas pula peran bullying sebagai salah satu faktor yang dapat mendorong remaja terjerumus dalam perilaku intoleran dan kekerasan. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi yang mendorong siswa berpikir kritis dan terbuka. Diharapkan melalui sosialisasi ini, siswa memiliki kesadaran, daya tangkal, serta sikap toleran dalam menghadapi pengaruh negatif, sehingga mampu menjadi generasi muda yang menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.