MAN Karangasem memperkuat komitmen dalam pembinaan prestasi peserta didik melalui Rapat Tim Prestasi yang digelar di Meeting Room MAN Karangasem, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyatukan arah, memperjelas pembagian tugas, sekaligus memperkuat sinergi seluruh unsur pembinaan prestasi pada Tahun Pelajaran 2026/2027.

Rapat diikuti Tim Prestasi, koordinator bidang akademik dan nonakademik, koordinator Pramuka dan Palang Merah Remaja (PMR), serta para pembina olimpiade. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Munhar, M.Pd., dalam arahannya menekankan pentingnya pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas. Menurutnya, setiap unsur perlu memiliki fokus kerja yang saling mendukung agar program pembinaan dapat berjalan secara optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Munhar juga menyampaikan rencana pelaksanaan Olimpiade Tingkat Madrasah yang akan digelar secara berkala setiap tiga bulan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah untuk melakukan seleksi, pembinaan, sekaligus evaluasi kemampuan peserta didik sebelum berkompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.

Selanjutnya, Ketua Tim Prestasi MAN Karangasem, Hj. Rosyidah, S.Ag., memaparkan arah kebijakan Tim Prestasi sekaligus memandu penyampaian program kerja dari masing-masing koordinator bidang.

Program yang dipaparkan mencakup strategi pembinaan akademik, pengembangan prestasi nonakademik, penguatan kegiatan kepramukaan, hingga pembinaan PMR. Seluruh program dirancang untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada peserta didik dalam mengembangkan potensi, minat, dan bakat secara berkelanjutan.

Rapat berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menyampaikan berbagai gagasan, masukan, serta solusi untuk menyempurnakan program yang telah disusun agar dapat diterapkan secara efektif.

Melalui rapat tersebut, MAN Karangasem meneguhkan komitmennya untuk membangun ekosistem pembinaan prestasi yang kolaboratif dan berkesinambungan. Upaya ini diharapkan mampu mendorong lahirnya peserta didik yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki semangat berproses, disiplin, dan siap bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.