Karangasem** – MAN Karangasem menggelar Rapat Bulanan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Rabu (10/6/2026) bertempat di Ruang Auditorium MAN Karangasem. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh GTK sebagai sarana koordinasi, evaluasi, serta penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan madrasah.
Rapat dibuka oleh Kepala Urusan Tata Usaha MAN Karangasem, Bapak Qurbani, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas kerja sama serta dedikasi yang telah ditunjukkan dalam menyambut orang tua dan wali peserta didik baru. Menurutnya, keberhasilan berbagai kegiatan madrasah tidak terlepas dari sinergi dan kekompakan seluruh warga madrasah.
Selanjutnya, Plh. Kepala MAN Karangasem, Ari Suseno, S.Pd., menyampaikan sejumlah arahan terkait peningkatan kedisiplinan dan integritas di lingkungan kerja. Beliau mengajak seluruh GTK untuk terus membangun budaya disiplin sebagai salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang profesional dan berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Ari Suseno juga menjelaskan kembali kriteria kenaikan kelas peserta didik yang menjadi pedoman bagi seluruh guru. Kriteria tersebut meliputi tingkat kehadiran minimal 90 persen, pencapaian nilai yang memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), serta nilai sikap yang baik. Penegasan ini dilakukan untuk memastikan proses kenaikan kelas berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, beliau kembali mengingatkan seluruh GTK untuk menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Salah satu poin yang ditekankan adalah pencegahan praktik gratifikasi dalam proses kenaikan kelas peserta didik. Menurutnya, komitmen terhadap integritas merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.
Pada sesi berikutnya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat, Munhar, S.Pd., menyampaikan pentingnya laporan dari masing-masing wali kelas terkait kondisi, perkembangan, serta berbagai permasalahan yang dihadapi siswa di kelas masing-masing. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk menentukan langkah pembinaan yang tepat bagi peserta didik.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari panitia suka duka serta panitia pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Masing-masing panitia memaparkan program kerja, realisasi kegiatan, serta perkembangan pengelolaan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh warga madrasah.
Melalui rapat bulanan ini, MAN Karangasem berharap seluruh GTK dapat terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, budaya kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan dapat terus tumbuh demi mewujudkan MAN Karangasem sebagai madrasah yang unggul dan terpercaya.
Komentar (1)