Komitmen MAN Karangasem dalam membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) kembali mendapat pengakuan. Berbekal pengalaman sebagai satuan kerja yang konsisten mengembangkan budaya kerja berintegritas, Tim Zona Integritas MAN Karangasem dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan JENDELA (Jumat Edukasi, Informasi, dan Dialog ASN) yang diselenggarakan secara daring oleh Kantor Kementerian Agama Kota Malang pada Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Malang, kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan madrasah negeri, serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Malang. Forum ini menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi antarsatuan kerja dalam percepatan pembangunan Zona Integritas.
Dalam sambutannya, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Malang mengapresiasi kontribusi MAN Karangasem yang telah melaksanakan pengimbasan kepada MAN 1 Kota Malang. Menurutnya, keberhasilan pembangunan Zona Integritas akan semakin bermakna apabila mampu menginspirasi dan mendorong lebih banyak satuan kerja meraih predikat WBK maupun WBBM.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak diukur dari pencapaian satu instansi semata, melainkan dari keberhasilan bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Pada sesi berbagi pengalaman, Kaur Tata Usaha MAN Karangasem, Qurbani, S.Pd., memaparkan strategi sukses pembangunan Zona Integritas berdasarkan pengalaman yang telah diterapkan di madrasah. Materi yang disampaikan meliputi penguatan komitmen pimpinan dan seluruh pegawai, pembentukan budaya kerja yang berintegritas, hingga pentingnya menjaga konsistensi dalam menjalankan program perbaikan berkelanjutan.
Selanjutnya, Tyas bersama Miftah memperkenalkan berbagai inovasi pelayanan publik dan best practice pembangunan Zona Integritas di MAN Karangasem. Beragam inovasi berbasis digital yang dikembangkan menjadi contoh bagaimana transformasi birokrasi dapat diwujudkan melalui kolaborasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menutup kegiatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara untuk terus meningkatkan disiplin sebagai fondasi utama pelayanan publik. Ia juga menekankan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan dengan penuh dedikasi dan ketulusan akan melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada MAN Karangasem atas kesediaannya berbagi pengalaman dan praktik baik kepada seluruh peserta.
Partisipasi MAN Karangasem dalam kegiatan JENDELA menjadi bukti bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya berorientasi pada pencapaian predikat WBK dan WBBM, tetapi juga pada upaya membangun ekosistem birokrasi yang saling menguatkan. Melalui semangat kolaborasi dan berbagi praktik baik, diharapkan semakin banyak satuan kerja Kementerian Agama yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Komentar (0)