Karangasem (27/8/2026) – MAN Karangasem terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan budaya integritas di lingkungan pendidikan. Kepala MAN Karangasem mengikuti Webinar Penguatan Kapasitas Pendidikan Antikorupsi bagi Guru/Pendidik Madrasah Jenjang Pendidikan Dini, Dasar, dan Menengah yang diselenggarakan secara daring.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan kapasitas pendidik dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada peserta didik sejak dini. Pendidikan antikorupsi dinilai penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan menjunjung tinggi integritas.

Dalam webinar tersebut, para peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai antikorupsi melalui proses pendidikan dan pembiasaan di lingkungan madrasah. Nilai-nilai tersebut meliputi kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, keberanian, kesederhanaan, kepedulian, kedisiplinan, keadilan, kerja keras, dan transparansi.

Penanaman nilai antikorupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab dalam proses pembelajaran di kelas. Seluruh warga madrasah juga memiliki peran penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, serta keteladanan.

Keikutsertaan Kepala MAN Karangasem dalam kegiatan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat implementasi pendidikan antikorupsi di lingkungan madrasah. Ke depan, MAN Karangasem akan terus mendorong integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam kegiatan pembelajaran maupun aktivitas keseharian peserta didik.

Selain itu, penguatan budaya integritas juga akan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola madrasah yang bersih, transparan, dan akuntabel. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen MAN Karangasem dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas serta membangun lingkungan madrasah yang berintegritas.

Melalui penguatan pendidikan antikorupsi, MAN Karangasem berharap seluruh warga madrasah dapat menjadikan nilai kejujuran dan integritas sebagai bagian dari karakter dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, madrasah dapat turut berperan dalam menyiapkan generasi yang bertanggung jawab, berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan bagi masyarakat.