Komitmen memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) terus ditunjukkan MAN Karangasem melalui kegiatan Pengimbasan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada MAN 1 Kota Malang yang berlangsung pada 16–17 Juli 2026 di Aula MAN 1 Kota Malang. Kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman, strategi, serta praktik baik dalam membangun budaya kerja yang berintegritas sebagai bekal menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Komite MAN 1 Kota Malang yang menyampaikan apresiasi atas kesediaan Tim Zona Integritas MAN Karangasem berbagi pengalaman dalam pembangunan ZI. Selanjutnya, Kepala MAN Karangasem, Heri Mashuri, S.Pd.I., S.Pd., menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan proses perubahan budaya kerja yang harus dimulai dari komitmen seluruh warga madrasah. Menurutnya, predikat WBK bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari konsistensi dalam memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Pada hari pertama, peserta memperoleh materi Penguatan Mindset dan Budaya Kerja yang disampaikan oleh Lani Mega Safitri, S.Pd.Si., M.Pd., selaku Sekretaris Tim ZI MAN Karangasem. Materi tersebut menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan Zona Integritas.
Sesi berikutnya diisi oleh Qurbani, S.Pd., Ketua Tim ZI MAN Karangasem, yang membagikan strategi, pengalaman, serta kiat sukses meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Berbagai tahapan persiapan hingga proses evaluasi dipaparkan secara terbuka sebagai referensi bagi Tim ZI MAN 1 Kota Malang.
Materi dilanjutkan oleh Fauziyyah Hayyuningtyas, S.Th.I., Koordinator Agen Perubahan MAN Karangasem, yang mempresentasikan inovasi pelayanan publik serta berbagai best practice pembangunan Zona Integritas yang telah diterapkan di MAN Karangasem. Setelah seluruh materi selesai disampaikan, kegiatan berlanjut dengan diskusi interaktif yang membahas tantangan, peluang, dan solusi dalam implementasi ZI di lingkungan madrasah.
Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada diskusi berdasarkan enam area pengungkit Zona Integritas. Setiap kelompok berdiskusi sesuai bidangnya untuk mengidentifikasi berbagai tantangan serta menyusun langkah strategis yang dapat diterapkan di MAN 1 Kota Malang. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan oleh masing-masing perwakilan area dan mendapatkan masukan serta evaluasi dari Tim Zona Integritas MAN Karangasem.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti sesi closing statement yang berisi penguatan komitmen untuk terus menjaga semangat perubahan dan membangun budaya kerja yang berintegritas. Kegiatan kemudian ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MAN Karangasem dan MAN 1 Kota Malang sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas melalui kolaborasi, pendampingan, dan berbagi praktik baik.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antarmadrasah semakin kuat sehingga upaya MAN 1 Kota Malang dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dapat terwujud, sekaligus menjadi motivasi bagi MAN Karangasem untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Komentar (0)