Karangasem, 21 Agustus 2026 — Dewan Guru MAN Karangasem terus memperkuat kompetensi digital melalui Ajang Seminar Pendidikan Serta Diskusi (ASPIRASI). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat MAN Karangasem, Jumat (21/8), tersebut menjadi wadah bagi para pendidik untuk berbagi pengetahuan dan praktik baik dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung proses pembelajaran.

Mengusung tema “Optimalisasi Penggunaan Gemini AI dan Gamma AI dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran”, kegiatan ASPIRASI kali ini membahas pemanfaatan teknologi AI sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi tugas pendidik, khususnya dalam penyusunan perangkat pembelajaran.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Munhar, M.Pd., hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Munhar memberikan penjelasan sekaligus demonstrasi mengenai penggunaan Gemini AI dan Gamma AI untuk membantu guru dalam berbagai kebutuhan pembelajaran.

Pemanfaatan kedua platform tersebut dapat mendukung guru dalam menyusun modul ajar, mengembangkan bahan pembelajaran, merancang presentasi yang lebih interaktif, serta membantu mengorganisasi berbagai kebutuhan pembelajaran secara lebih efektif. Melalui praktik langsung, peserta diajak memahami bahwa AI dapat menjadi alat bantu yang mendukung pekerjaan guru, bukan menggantikan peran dan tanggung jawab pendidik.

Kepala MAN Karangasem, Heri Mashuri, S.Pd.I., S.Pd., menyampaikan apresiasi atas antusiasme dewan guru dalam mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, penguasaan teknologi digital menjadi bagian penting dari kompetensi pendidik di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Namun, Heri menekankan bahwa pemanfaatan AI harus tetap dilakukan secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab. Setiap informasi atau materi yang dihasilkan oleh AI perlu diperiksa kembali agar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran serta tidak menimbulkan dampak yang kurang tepat.

“Pendidik harus mau memahami AI karena kita hidup di zaman pemanfaatan teknologi tersebut. Namun, kita wajib berhati-hati dan melakukan pemeriksaan berulang (verifikasi) terhadap hasil keluaran AI agar tidak menimbulkan dampak negatif. Gunakanlah AI secara bijak,” tegas Heri.

Kegiatan ASPIRASI menjadi bagian dari komitmen MAN Karangasem dalam membangun budaya belajar dan berbagi praktik baik di kalangan pendidik. Forum tersebut tidak hanya memperkuat literasi digital guru, tetapi juga mendorong pemanfaatan teknologi secara terarah untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

Melalui penguatan kompetensi digital yang berkelanjutan, MAN Karangasem berupaya memastikan bahwa transformasi teknologi di lingkungan madrasah tetap berjalan seiring dengan profesionalisme, ketelitian, etika, dan orientasi pada kebutuhan peserta didik.